Workshop Nulis @kyoto

Perkiraan cuaca hari ini adalah salju putih nan lembut akan mengguyur dan memutihkan negeri sakura.  Dingin yang menembus tulang putih, menegakkan bulu kuduku, tak meretakkan semangatku pagi-pagi berangkat menuju Workshop Nulis di Kyoto, sebuah kota pariwisata terkenal di sisi Negeri Sakura.

costum musim dingin tak luput dari tubuhku. langkah demi langkah ku ayunkan kaki ini. Tak terasa perjalanan 2 jam lebih dikit akhirnya bisa mengantarkan kaki ini di pojok gedung yang ga asing bagi saya, sebuah bangunan megah, tempat para cendikiawan menuntut ilmu, Kyoto university. Setelah 4 kali pindah kereta karena emang tidak satu jalur dari tempat saya, harus pindah-pindah jalur.

Saya kira saya orang yang paling jauh datang ke workshop ini, ternyata masih banyak sahabat-sahabat yang lebih jauh. Sahabat yang dari Nagoya teman seperjuangan di umin dan iptij sekitar 4 jam. Subhanallah, sebuah semangat yang selalu membara untuk mendapatkan mutiara ilmu dan ridhoNya tidak menyurutkan langkah kami menerjang dingin dan jarak.

Sore hari ketika sudah memasuki sesi ke 3 saya masih dikagetkan sebuah sosok yang tidak asing lagi bagi saya, langsung hati ini berbisik”subhanallah , ustadz khoirul” ya itulah yang sempat terlontar dari hatiku. Seorang ustadz yang sering ketemu saat dauroh dan yang sering mengisi pengajian rutin kami di dunia online. Dengan kesibukkannya jadi asisten profesor masih sering mengisi kajian. Dan kali ini dengan sedan putih mewah nya bersama istri dan 3 anaknya menuntut ilmu. Padahal beliau sudah mau menerbitkan buku taraf International, sudah banyak karya beliau , tapi masih terus menuntut ilmu

Ketika sesi break saya sapa ustadz dan bertanya” Dari rumah jam berapa pak?” tadi jam 9, subhanallah 5 jam perjalanan pak? kagumku. Kemudian obrolanpun mengalir, tak kusia-siakan untuk menyampaikan “masalah iptij”beliau akan kami jadikan salah satu pembina kami.

Workshop hari pertama (sabtu ) cukup mengenyangkan pikiran, seakan semangat ini meledak untuk segera menulis, jaripun tak sabar untuk segera menari-nari di keyboar yang selalu menemaniku setiap waktu. Sampailah workshop itu jam 8 malam, akhirnya hari pertama ditutup dan akan dilanjutkan besok……

bersambung,……

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: