“Rindu Yang mendalam”

Rindu ini  sudah begitu mendalam, kesejukkan dan kedamain yang selalu saya rindukan, tempat yang senantiasa menggelorakan semangat, tempat terindah dan termulia bagi kehidupan saya, hari ini bisa saya naungi walau hanya beberapa saat. Alhamdulillah Ya Rabb, semoga senantiasa saya bisa senantiasa melangkahkan kaki ini di rumah penetram hati itu.amin. “Allah memerintahkan manusia untuk memuliakan tamunya, maka Allahpun akan lebih tahu bagaimana cara memuliakan tamunya” itu tausyah yang  sering di terdengar dari murobbi,ketika liqo di Rumah Allah(masjid). Subhanallah Allah memang benar-benar memuliakan tamunya, ketika bersujud di tempat ini hati akan lebih tentram, lebih indah dari dunia seisinya.

Hari ini ada salah satu sahabat datang dari jauh (Nagoya) 3-4 jam perjalan pakai kereta. Sore hari jam 16:00 kami bertiga berangkat menuju rumah Allah dengan kereta.  Perjalanan sekitar 1 jam , Perjalanan dengan keretapun tidak satu jalur harus pindah-pindah kereta 3 -4 kali. Jalur pertama kami bertiga bersama, setelah pindah kereta kamipun masih bersama. Terakhir kami pindah kereta langsung menuju masjid. Saya dan temanku selalu bersama sedang satu orang lagi tidak begitu memperhatikan keberadaan kami, akhirnya kita pisah. Teman saya tadi sudah duluan”Ketika kami telphon” akhirnya saya suruh nunggu di depan kereta, begitu kami menghampiri kereta,karena mau berangkat kami buru-buru naik, setelah telphon ternyata satu orang temanku tadi belum naik. Akhirnya kami janjian ketemu di eki dekat masjid. Setelah kami berjalan beberapa eki(station) ternyata keretanya tidak menuju masjid. Akhirnya kami turun dan pindah kereta. Dan ternyata kita bertiga bersama kembali dalam satu kereta  subhanallah. Sahabat ketika kita bersama, selalu perhatikan saudara-saudara anda, jangan pernah meninggalkan mereka cos akan merepotkan dan menguras pikiran dll. Selalu perhatikan saudara-saudara kita agar kita bisa selalu bersama sampai surganya kelak,amin

Setelah setengah perjalan akhirnya kami sampai eki dekat masjid, setelah berjalan kira-kira 10 menit kami sampai suatu tempat yang sangat menentramkan itu”Masjid Kobe” sebuah masjid yang pertama dan tertua  di Jepang. Sebuah tempat yang selalu di jaga Allah SWT. Ketika ada gempa besa r sekitar 1992 yang merusak seluruh bangunan di sekitar, Masjid inilah satu-satunya tempat yang masih utuh , memang Allah yang menjaganya.

Karena jama`ah maghrib  sudah selesai kami bertiga jama`ah sendiri, sebelumnya ada stobu”pemanas” kami hidupkan karena dinginnya lumayan menggetarkan badan. Subhanallah sujud di rumah Allah memang beda dibanding sujud di rumah sendiri. Menunggu Isya yang masih setengah jam kumanfaatkan untuk sholat sunah, dan temanku foto-foto di tempat mulia itu. Akhirnya suara adzan dari sang takmir berkumandang. Masih seperempat jam menunggu jama`ah.Ada orang asing datang juga membawa kamera, karena mungkin juga jarang ke masjid(cos jarak jauh) foto-fotopun langsung beraction. setelah beberapa jepretan akhirnya takmir angkat bicara. yang intinya” Setelah adzan sampai sholat adalah waktu yang paling afdol untuk berdo`a.ya untuk berdo`a” langsung deh kamera disimpan dan khusu` berdo`a.

Terkadang kita lalai saat-saat yang afdhol untuk berdo`a tidak kita gunakan sebaik mungkin untuk memohon kepada Allah yang Maha Dekat itu. Setelah sholat  kami mampir di halal food depan masjid, salam dan sapa penjaganya yang pertama saya lakukkan cos sudah agak akhrab dengan yang jaga kebetulan yang jaga adalah mahasiswi yang arubaito(kerja sambilan) kalau tokonya milik orang asing(Turki) setelah berbelanja kami lanjut ke restaurant turki(halal food)seperti biasa hal yang pertama yang kami lihat adalah list harga hehe. Biasa kami kurs kan ke rupiah“wah ini mahal nich 150 ribu rupiah” komentar yang terucap saat itu hehe. biasalah hemat pangkal surgakan asal tidak pelit. Setelah lihat-lihat list kami langsung masuk ternyata penuh. “Mou ippai” tolak penjaga restauran itu saat itu. Kamipun tidak kecewa”ya belum rizkinya berarti, wah ini prospek kita buka restauran di sini, rame banget” clotehan saya. setelah keluar disebelah ada pintu kecil ada tulisan” open” dan ternyata halal food turki tadi yang sebelah ini. Cuma ada pintu, ruangannya di bawah tanah. Karena tempatnya tidak begitu kelihatan kami kurang tahu ternyata yang pertama kali yang kami masuki tadi bukan restauran Turki, tapi Jepang. “Astagfirullah dan Alhamdulillah ya Allah Engkau masih menjaga kami”gumamku dalam hati sembari  memasuki restauran Turki di bawah tanah tadi. Dan ternyata rame juga walau di bawah tanah.

Rabb Engkaulah sebaik-baiknya penjaga, Egnkaulah  yang Maha Kuasa atas segala yang terjadi. Semua bisa terjadi atas kehendakMu, kun fayakun. Bersyukur kepadaMu nikmat yang begitu banyak selalu Engkau limpahkan kepada kami, ampuni kami kalau kami masih tertatih untuk mendekat kepadaMu, masih minim amalan kami, masih banyak dosa yang melumuri hati kami. Ampunilah segala kesalahan kami ya Rabb, ampunanMu maha luas. Semoga sedikit amal yang tidak berarti untuk menebus nikmat kedipan matamu , ya hanya menebus nikmat kedipan matapun kami tidak sanggup, hanya ridhoMu lah yang bisa memasukkan kami ke surgamu, maka ridhoilah setiap langkah kami ya Rabb..amin

One response to this post.

  1. Posted by mestygun on December 6, 2009 at 5:51 am

    kepengen bgt sujud di rumah alloh yang indah itu…:-bd

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: