Archive for July, 2009

Inikah dakwah?

hatiDakwah adalah sesuatu yang selalu membuat hidup ini indah dan makin indah di dunia, dan terlebih di akherat kelak apabila kita ikhlas. Tak bisa dipungkiri hanya dengan dakwahlah Islam bisa ke hati kita. Tanpa ada dakwah niscaya dakwah tidak akan bisa kita nikmati di dalam hati kita. Dan Dakwah adalah menyeru ke dalam kebaikan dan menjauhkan dari kemungkaran. Tugas kita mengajak, menyampaikan bukan membuat orang itu mengikuti apa yang kita sampaikan. Karena hidayah datang dari Allah SWT, bukan dari apa yang kita sampaikan kita hanya menyampaikan. Rosulullah adalah sosok yang bisa merubah hati manusia hampir di seluruh dunia untuk berislam, Namun tidak mampu mengislamkan pamannya sendiri yang melindungi dakwah Beliau.

Maka sahabat , marilah senantiasa berdakwah jangan memikirkan hasil dengan apa yang kita sampaikan, hasil adalah hak preogratif Allah SWT. Dakwah adalah kebutuhan kita, kitalah yang butuh dakwah bukan dakwah butuh kita. Karena dakwah akan senantiasa berjalan baik dengan kita maupun tanpa kita.

Hari ini hatiku rasanya gak karuan, entah kenapa terasa resah. Ingin tenang sejenak ingin cepat tidur, ingin membuat surat cinta untuk ibunda. Namun telphon berdering panggilan dari Qiyadah. Dan diminta untuk syuro. Karena mendadak dan kondisi hati yang gak karuan saya agak ragu, bisa gak bisa gak. Namun akhirnya saya harus tetep jawab ya InsyaAllah.

Bismillah ya Allah semoga setiap langkah setiap kesempatan hati ini tetep berada dalam jalan yang mulia ini. Ikhlaskan hati ini.

Astaghfirullah. astaghfirullah… Bagaimanapun dan kapanpun dan dimanapun dakwah akan tetap indah selamanya……..Thank You Allah …Walhamdulillah

Istighfar:-(

istghfarBacaan Istighfar berbunyi “Astaghfirullah” atau lengkapnya “Astaghfirullahhal’adhim” merupakan kalimat yang sangat pendek dan bisa di ucapkan dengan mudah. Namun demikian kalimat ini jika di baca secara rutin dalam setiap waktu dan kesempatan, lebih – lebih sehabis melaksanakan sholat akan memberikan dampak yang besar bagi si pelakunya.

Ibnu Taimiyah Rahimahullah menyebutkan di dalam bukunya tentang buah dan faedah yang dapat kita ambil dari kita melakukan amalan ini, di antaranya ialah:
1. Diampuninya dosa-dosa. Siapa yang mengakui dosanya dan juga meninggalkannya, maka dia akan diampuni.
2. Ridha Allah Subhanahu wa Ta’ala dan kecintaan-Nya. Istighfar merupakan perkara yang penting, sehingga seorang hamba bisa mendapatkan ridha dan kecintaan Allah Subhanahu wa Ta”ala.
3. Memperoleh rahmat Allah Subhanahu wa Ta’ala. FirmanNya, Hendaklah kalian meminta ampun kepada Allah Ta’ala, agar kalian mendapat rahmat (An-Naml :46).

4. Membebaskan diri dari adzab. Istighfar merupakan sarana yang paling pokok untuk membebaskan diri dari adzabnya, sebagaimana firman-Nya, Dan tidaklah Allah Ta’ala akan mengadzab mereka, sedang mereka meminta ampun.(Al-Anfal:33).

5. Istighfar mendatangkan kebaikan yang banyak dan juga barokah. Firman Allah Ta’ala, Dan (dia berkata),’Hai kaumku, mohonlah ampun kepada Rabb kalian lalu bertaubatlah kepada-Nya, niscaya Dia menurunkan hujan yang deras kepada kalian, dan Dia akan menambahkan kekuatan kepada kekuatan kalian’.(Hud:52).
Didalam firman-Nya yang lain, Maka aku katakan kepada mereka, ‘Mohonlah ampun kepada Rabb kalian’, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan menurunkan kepada kalian hujan dengan lebat, dan akan membanyakkan harta dan anak-anak kalian, dan mengadakan untuk kalian kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untuk kalian sungai-sungai’.(Nuh:10-12).
6. Kebeningan hati. Karena istighfar dapat menghapus dosa dan mengenyahkannya. Maka hati pun menjadi bersih dan bening dari noda dosa serta kedurhakaan.
7. Istighfar merupakan kebutuhan hamba yang berkelanjutan. Dia membutuhkannya menjelang siang dan malam, bahkan istighfar senantiasa dibutuhkan dalam setiap perkataan dan perbuatan, kala sendirian maupun ramai, karena di dalamnya mengandung kemashlahatan, mendatangkan kebaikan, menyingkirkan kemudhoratan, menambah kekuatan amal hati dan badan serta keyakinan iman.
8. Mendatangkan sikap lemah lembut dan baik tutur katanya. Siapa yang ingin agar Allah Ta’ala memperlakukannya dengan lemah lembut, maka dia harus senantiasa bersama-Nya. Istighfar dapat menjadikan seorang hamba lemah lembut, baik tutur katanya, karena dia biasa mengucapkan kebenaran dan menjelaskannya.
9. Memperbanyak ibadah dan zuhud di dunia. Istighfar membutuhkan penyesalan dan taubat, sehingga ia menuntut pelakunya lebih banyak beribadah. Firman Allah Ta’ala, Sesungguhnya kebaikan-kebaikan itu menghapuskan kesalahan-kesalahan.(Hud:114).
Setelah kita mengetahui apa buah dan bagaimana faidahnya bagi kita apabila kita melaksanakan amalan ini, marilah bersama-sama kita saling mengingat kesalahan-kesalahan kita, mumpung kita masih hidup, masih ada waktu untuk memikirkan seberapa banyak dosa yang telah kita kerjakan dan berapa banyak kebaikan-kebaikan yang telah kita kerjakan. Marilah kita bersama-sama mencari ridha Allah Ta’ala mencari rahmat dan karunianya yaitu berupa surga di akhirat nanti. Dan mudah-mudahan kita tidak termasuk orang yang merugi di yaumul akhir nanti.
Allahu A’lam.
Sumber