Akhwat dan Ikhwan Sejati

ikhwanakhwatAkhwat Sejati….

Bukan dilihat dari kecantikan parasnya…

Tetapi dari kecantikan hati yang ada dibaliknya…

Akhwat Sejati…

Bukan dilihat dari bentuk tubuh yang mempesona…

Tetapi dari sejauh mana dia berhasil menutup tubuhnya…

Akhwat Sejati…

Bukan dilihat dari begitu banyaknya dia melakukan kebaikan…

Tetapi dari keikhlasannya memberikan kebaikan itu…

Akhwat Sejati…

Bukan dilihat dari seberapa indah lantunan suaranya…

Tetapi dari apa yang sering mulutnya bicarakan…

Akhwat Sejati…

Bukan dilihat dari keahliannya berbicara…

Tetapi dari bagaimana caranya berbicara….

Akhwat Sejati…

Bukan dilihat dari keberaniannya berpakaian…

Tetapi dari sejauh mana dia mempertahankan kehormatannya…

Akhwat Sejati…

Bukan dilihat dari kekhawatirannya digoda orang dijalan…

Tetapi dari kekhawatiran dirinya yang membuat orang tergoda…

Akhwat Sejati…

Bukan dilihat dari seberapa banyak dan besar ujian yang dijalani…

Tetapi dari sejauh mana dia menghadapi ujian dengan kesabaran…

Akhwat Sejati…

Bukan dilihat dari sifat supelnya bergaul…

Tetapi dari sejauh mana dia menjaga kehormatannya dalam bergaul…

Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari badannya yang kekar,
tetapi dari kasih sayangnya pada orang lain di sekitarnya.

Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari jumlah sahabat di sekitarnya,
tetapi dari sikap bersahabatnya pada generasi muda bangsa.

Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari bagaimana dia dihormati di tempat kerja,
tetapi bagaimana dia dihormati di dalam rumah.

Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari kerasnya pukulan,
tetapi dari sikap bijaknya memahami persoalan.

Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari dadanya yang bidang,
tetapi dari hati yang berada di baliknya itu.

Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari banyaknya akhwat yang memuja,
tetapi dilihat dari komitmennya terhadap akhwat yang dicintainya.

Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari jumlah barbel yang dibebankan,
tetapi dari tabahnya ia menjalani liku-liku kehidupan.

Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari kerasnya ia membaca Al Qur’aan
tetapi dari istiqomahnya dalam melaksanakan apa yang ia baca.

Sumber:bonekacantik

9 responses to this post.

  1. Posted by gunadi on June 6, 2009 at 7:13 am

    ya alloh mudah2an ak temukan ikhwan sejati

  2. amin, semoga kita menjadi hamba Allah yang ikhlas,amin

  3. Posted by anggra on June 20, 2009 at 4:26 am

    amien,semoga saya bisa belajar menjadi ikhwan sejati dg membaca artikel di atas.

  4. Posted by Riva on April 7, 2010 at 5:25 am

    Assalamu’alaikum wrwb
    Semoga artikel di atas bisa menjadi penyemangat untuk belajar menjadi akhwat atau ikhwan sejati …Amien……Ijin Ngelink ke FB ….. makasih .

  5. wa`alaikumsalam wr wb
    aamiin
    tafadholi dishare jika bermanfaat

  6. Posted by urwah on June 9, 2010 at 5:09 am

    smoga aku mendapat kan ikhwan sejati untuk ku… amien ^_^

  7. kunjungan akh. sukran

  8. Tidak setiap akhwat sejati akan mendapatkan ikhwan sejati..
    jika suatu saat kita menikah dengan orang yang tidak sesuai dengan keinginan kita (bukan ikhwan atau akhwat sejati), maka itulah tugas kita untuk merubah dan mendidik dirinya sesuai dengan yang kita inginkan, yaitu agar menjadi ikhwan atau akhwat sejati..

  9. semoga ana mendapatkan ikhwan yg betul betul menjaga aku.
    dan membawa aku ke jalan yg benarrrrrrrrrrr

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: