Sholat Jenazah

Shalat Jenazah adalah salah satu kewajiban seorang muslim ketika ada yang meninggal. walupun hukumnya fardu kifayah, namun sangat penting karena ketika tidak di lakukan akan berdosa semua. Tata cara maupun bacaa sudah kita hafal namun sering sekali kita melupakan karena jarang kita lakukan. Di sini sedikit pengiangat untuk sholat jenazah.

Sebelum melakukan sholat jenazah seperti halnya sholat yang lain kita harus dalam keadaan suci. yaitu dengan berwudhlu. Karena allah suka dengan hal yang Suci dan bersih. Berikut Rukun-rukunya:

1. Niat

Niat letaknya di dalam hati, tidak sah suatu ibadah tanpa niat. Untuk niat tidak perlu di lafalkan  cukup di dalam hati bahwa berniat dengan sengaja akan melaksanakan sholat jenazah.

Rasulullah SAW pun telah bersabda dalam haditsnya yang masyhur :

Dari Ibnu Umar ra bahwa Rasulullah SAW bersabda,“Sesungguhnya setiap amal itu tergantung niatnya. Setiap orang mendapatkan sesuai niatnya.”(HR. Muttafaq Alaihi).

2. Berdiri menghadap kiblat.

Setelah mayat dimandikan dan dibungkus kain kafan maka mayat di ujurkan ke utara dan selatan. maka bagi jama`ah berdiri di depan mayat dengan menghadap kiblat. Shalat jenazah tidak sah bila dilakukan sambil duduk atau di atas kendaraan (hewan tunggangan) selama seseorang mampu untuk berdiri dan tidak ada uzurnya. Jadi bagi yang mampu wajib berdiri kecuali bagi yang tidak mampu bisa dengan kemampuannya.

3. Takbir 4 kali

Sebagaimana sholat yang lain maka sholat jenazahpun di awali dengan takbir. sesuai dengan hadist. Dari Jabi ra bahwa Rasulullah SAW menyolatkan jenazah Raja Najasyi (shalat ghaib) dan beliau takbir 4 kali. (HR. Bukhari )

4.Takbir pertama membaca: Surat Al-Fatihah

5. Takbir kedua membaca: Shalawat kepada Rasulullah SAW

Sholawat di sini sebagaimana yang kita baca saat tahiyat akhir saat sholat .

6. Takbir ketiga membaca: Doa Untuk Jenazah

Sabda Rasulullah SAW :Bila kalian menyalati jenazah, maka murnikanlah doa untuknya. (HR. Abu Daud).

lafaznya yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW :

Allahummaghfir lahu warhamhu, wa’aafihi wa’fu ‘anhu, wa akrim nuzulahu, wa wassi’ madkhalahu, waghsilhu bil-ma’i watstsalji wal-baradi.

atau cukup dengan:

Allahummaghfir lahu warhamhu, wa’aafihi wa’fu ‘anhu.

Masing-masing ada dalilnya. Bacaan di atas untuk mayit yang laki-laki sedangkan untuk mayit perempuan bacaan lahu di ganti dengan laha. dan ketika mayitnya banyak (Penguburan masal) lahu di ganti lahum

7. Takbir ke empat membaca:Doa untuk keluarga yang di tinggal

Allahumma Laa Tahrimna Ajrahu wa laa taftinnaa ba’dahu waghfirlana wa lahu

8.Dan terakhir membaca salam sebagaimana saat sholat.

Jadi dalam sholat jenazah tidak ada ruku,sujud maupun rukun yang lain. hanya bacaan di atas saja.

Allahu`alam bishshowab. aa_dys

2 responses to this post.

  1. Posted by gunadi on May 10, 2009 at 11:55 am

    makasih pak ustad ak bener2 lali lain kali ajari lagi

  2. Posted by gunadi on May 10, 2009 at 11:58 am

    makasih pak ustad ak bener2 wasureta……

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: