Bahagia hatiku :-)

26 Tahun Allah telah melimpahkan nikmat kepadaku, nikmat sehat, hidayah Islam, dan masih banyak sekali nikmat yang Allah curahkan kepada saya. walaupun saya belum bisa melaksanakan apa yang menjadi perintahNya dengan sempurna. Alhamdulillah puji syukur kehadiratMu ya Allah.  Setahun 2 bulan sudah Allah mentakdirkan saya tinggal di negeri sakura semua atas skenarioMu ya Allah. 26 tahun susah senang telah aku rasakan, tidak ada orang di dunia ini yang susah terus ataupun sebaliknya senang terus. semua yang ada di dunia selalu berjodoh ada akhwat ada ikhwan,ada siang ada  malam begitu juga  ada senang ada susah serta ada sengsara ada bahagia.

Dunia adalah neraka bagi kita dan surga bagi orang-orang kafir. InsyaAllah di akherat nanti akan sebaliknya. Semoga kita termasuk orang-orang yang menjadi penghuni Jannah yang kekal abadi.amin Ya Rabb:-). Namun surga duniapun sebetulnya bisa didapatkan oleh orang-orang sholeh yaitu ketika kita bisa menikmati jalan-jalan dakwah yang penuh duri karena di situ ada rahasia kebahagian yang sangat tinggi  bagi pejuang-pejuang Agama Allah yang ikhlas semata-mata karena mengharap ridhoNya. Sudahkah kita merasakan kebahagian tersebut? Selain itu ketika kita berkhalwat dengan Allah di suasana sunyi di tengah malam itulah kebahagian bagi orang sholeh. Dan orang bahagia bukan selalu mendapatkan yang terbaik namun menjadikan segala sesuatu yang menimpa dirinya adalah yang terbaik dari Allah.

Satu catatan selama 26 tahun ini kebahagian yang saya rasakan selain apa yang saya sebutkan di atas ada dua kebahagian yang saya nikmati yaitu: Pertama ketika saya bisa mengisi setiap detik yang saya lalui untuk berjuang di Jalan yang mulia menegakkan Agama Allah terasa indah dan tentram hatiku ketika disibukkan dengan jalan-jalan dakwah. Walaupun fisik capek tapi hati terasa nikmat. Yang kedua adalah ketika saya bisa mendengar orang-orang yang saya cinta bisa bahagia. Orang tua, saudara-saudaraku dan orang yang saya cintai bisa bahagia karena lantaran saya inilah kebahagian yang tidak bisa dinilai dengan dunia seisinya.

Kebahagian saya bukan karena nikmat dunia yang saya rasakan, atau nafsu  yang terpenuhi, sama sekali bukan. Kebahagian letaknya di hati bukan di dalam nafsu dunia. Allahu`alam bishshowab. (aa_dys)

One response to this post.

  1. Posted by gunadi on May 1, 2009 at 2:24 pm

    tes

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: