Tahajud yuk:-)

Posting kali ini semata-mata  untuk memberi tausyah hati saya pribadi, dan semoga berefek pada sahabat-sahabat pembaca.  Yang selama ini  jiwa yang selalu mengharapkan Jannah ini masih enggan untuk istiqomah melaksanakan salah satu ibadah yang luar biasa faedahnya yaitu tahajud. “Ketika kita rutin melaksanakan sholat tahajud maka Allah akan menjaga kita dari maksiat, ya Allah sendiri yang akan menjaga  diri kita dari  maksiat, bukan kita yang menjaga diri dari maksiat, Subhanallah” Semoga dengan posting kali ini bisa memompa semangat dalam hatiku sehingga istiqomah untuk melaksanakan satu amal ini “Sholat Tahajud” Amin ya Rabb :-((   InsyaAllah mulai minggu ini pula ada “Tahajud Call” yang merupakan salah satu program kerja dari bidang Syiar Islam IPTIJ Jepang, semoga istiqomah..amien ya Rabb.  Terkadang saya merenung dalam hati berkata” Kenapa Azzamku tidak sekuat keinginanku untuk menghuni Jannah?” Amalan-amalan yang sangat membahagiakan hidup di dunia dan akherat seperti tahajud belum bisa saya laksanakan secara istiqomah? berikut saya kutipan salah satu keajaiban sholat tahajud dari milis yang saya ikuti.

Sholat Tahajjud ternyata tak hanya membuat seseorang yang melakukannya
mendapatkan tempat (maqam) terpuji di sisi Allah (Qs Al-Isra:79) tapi juga sangat penting bagi dunia kedokteran.Menurut hasil penelitian Dr. Mohammad Sholeh, dosen IAIN Surabaya, salah satu shalat sunnah itu bisa membebaskan seseorang dari serangan infeksi dan penyakit kanker. Tidak percaya?”Cobalah Anda rajin-rajin sholat tahajjud. Jika anda melakukannya secara rutin, benar,khusuk, dan ikhlas, niscaya anda terbebas dari infeksi dan kanker”, ucap Sholeh. Ayah dua anak itu bukan “tukang obat” jalanan.

Dia melontarkan pernyataanya itu dalam desertasinya yang berjudul “Pengaruh Sholat tahajjud terhadap peningkatan Perubahan Respons ketahanan Tubuh Imonologik: Suatu Pendekatan Psiko-neuroimunolog i”
Dengan desertasi itu, Sholeh berhasil meraih gelar doktor dalam bidang ilmu
kedokteran pada Program Pasca Sarjana Universitas Surabaya, yang
dipertahankannya Selasa pekan lalu.
Selama ini, menurut Sholeh, tahajjud dinilai hanya merupakan ibadah salat
tambahan atau sholat sunah. Padahal jika dilakukan secara kontinu, tepat gerakannya, khusuk dan ikhlas, secara medis sholat itu menumbuhkan respons ketahanan tubuh (imonologi) khususnya pada imonoglobin M, G, A dan limfosit-nya yang berupa persepsi dan motivasi positif, serta dapat mengefektifkan k emampuan individu untuk menanggulangi masalah yang dihadapi. (coping). Sholat tahajjud yang dimaksudkan Sholeh bukan sekedar menggugurkan status sholat yang muakkadah (Sunah mendekati wajib). Ia menitikberatkan pada sisi rutinitas sholat, ketepatan gerakan, kekhusukan, dan keikhlasan.

Selama ini, kata dia, ulama melihat masalah ikhlas ini sebagai persoalan mental psikis. Namun sebetulnya soal ini dapat dibuktikan dengan tekhnologi kedokteran. Ikhlas yang selama ini dipandang sebagai misteri, dapat dibuktikan secara kuantitatif melalui sekresi hormon kortisol. Parameternya, lanjut Sholeh, bisa diukur dengan kondisi tubuh. Pada kondisi normal, jumlah hormon kortisol pada pagi hari normalnya antara 38-690 nmol/liter. Sedang pada malam hari-atau setelah pukul 24:00 normalnya antara 69-345 nmol/liter. “Kalau jumlah hormon kortisolnya normal, bisa diindikasikan orang itu tidak ikhlas karena tertekan. Begitu sebaliknya, ujarnya seraya menegaskan temuannya ini yang membantah paradigma lama yang menganggap ajaran agama (Islam) semata-mata dogma atau doktrin.
Dokter ini mendasarkan temuannya itu melalui satu penelitian terhadap 41 responden sisa SMU Luqman Hakim Pondok Pesantren Hidayatullah, Surabaya. Dari 41 siswa itu, hanya 23 yang sanggup bertahan menjalankan sholat tahajjud selama sebulan penuh. Setelah diuji lagi, tinggal 19 siswa yang bertahan sholat tahjjud selama dua bulan. Sholat dimulai pukul 02-00-3:30 sebanyak 11* rakaat, masing masing dua rakaat empat kali salam plus tiga rakaat. Selanjutnya, hormon kortisol mereka diukur di tiga
laboratorium di Surabaya (paramita, Prodia dan Klinika).

Hasilnya, ditemukan bahwa kondisi tubuh seseorang yang rajin bertahajjud secara ikhlas berbeda jauh dengan orang yang tidak melakukan tahajjud. Mereka yang rajin dan ikhlas bertahajjud memiliki ketahanan tubuh dan kemampuan individual untuk menangulangi masalah-masalah yang dihadapi dengan stabil.

“Jadi sholat tahajjud selain bernilai ibadah, juga sekaligus sarat dengan muatan psikologis yang dapat mempengaruhi kontrol kognisi..Dengan cara memperbaiki persepsi dan motivasi positif dan coping yang efectif, emosi yang positif dapat menghindarkan seseorang dari stress.” Nah, menurut Sholeh, orang stress itu biasanya rentan sekali terhadap penyakit kanker dan infeksi. Dengan sholat tahjjud yang dilakukan secara rutin dan disertai perasaan ikhlas serta tidak terpaksa, seseorang akan memiliki respons imun yang baik, yang kemungkinan besar akan terhindar dari penyakit infeksi dan kanker. Dan, berdasarkan hitungan tekhnik medis menunjukan, sholat tahajjud yang dilakukan seperti itu membuat orang mempunyai ketahanan tubuh yang baik.”Maka dirikanlah Shalat karena Tuhanmu dan Berkurbanlah” , (Q.S Al-Kautsar:2).Sebuah bukti bahwa keterbatasan otak manusia tidak mampu mengetahui semua rahasia atas rahmat, nikmat, anugrah yang diberikan oleh ALLAH kepadanya. Haruskah kita menunggu untuk bisa masuk diakal kita ?baru kita laksanakan perintah Allah?

Sahabat untuk parameter ikhlas di atas ana masih belum 100% percaya bahwa itu adalah ikhlas, karena ilmu ikhlas yang selama ini saya pahami, ikhlas itu hanya milik Allah, hanya Allah yang tahu, ikhlas itu letaknya di dalam hati, mungkin yang disebutkan di atas salah satu ciri saja, sedangkan ciri yang lain masih sangat banyak, itu menurut saya..Semoga bermanfaat . Let`s Tahajud praying (aa_dys)

One response to this post.

  1. Posted by Muhammad Siri on August 14, 2013 at 12:55 am

    very good

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: