Sebening Embunkah hatimu?

gelas-beningSahabat waktu terus berjalan dan terus berjalan sedetik berhenti hancurlah dunia ini,dan tak pernah berhenti terus dan terus berjalan kalau kita tidak ikut berjalan kita akan ketinggalan dan bisa jadi kita celaka.Perjalanan kita harus menghasilkan buah yang manis berupa amal sholeh yang bisa kita nikmati selamanya di Jannahnya karena itulah sebaik-baiknya tempat kembali,ajal kian mendekat tak dapat dipungkiri tak dapat di tawar,hanya pasrah menerima ketentuan Allah yang bisa kita lakukan. Dan yang bisa menyelematkan kita hanya Ridhlo Illahi. Hati yang bersih dan suci yang bisa mendapatkan ridhlo tersebut.

Sekarang coba sahabat ambil gelas yang bening(ingat beniiing)kalau masih kotor silahkan disuci sebersih-bersihnya.Kemudian isilah dengan air yang bening yang bersih,suci,dan higenis.Lihatlah gelas tersebut betapa indahnya,segar dipandang,membuat haus orang yang memandang namun terasa segar,sejuk dan tentram memandangnya.Setiap orang ingin memiliki seperti halnya hati kita ketika jernih,bersih,suci maka akan keluarlah cahaya bersinar dari wajah kita,akan sejuk dan menentramkan bagi siapa saja yang melihatnya kata-katanya penuh makna,membuat hati luluh mendengarkan tausyahnya.

Coba masukkan sebuah debu yang kecil ya yang paling kecil satu saja,maka akan nampak sekali kotoran tersebut dalam sebening air tadi,orangpun enggan kalau suruh minum.Semakin jernih air semakin kelihatan jelas kotoran yang ada walaupun sangat kecil apalagi kalau kotorannya banyak.Seperti halnya hati kita ketika sudah bersih,suci maka sedikit aja kotoran,maksiat,kejelekan akan sangat nampak dalam pandangan kita.Sedikit saja kadang gak sengaja maka kita akan merasa risih dan menggajal berusaha menghilangkannya dengan sekuat tenaga, dengan selalu beristighfar kepada Allah,selalu berdzikir karena itulah sikatnya hati,sapunya hati,sekaligus sabunnya yang bisa membersihkan hati kita.Ayo kita bersihkan hati! basmi nafsu syaithon!

Sebaliknya jika gelas tadi kotor anda masukan air yang kotor orang yang melihatnyapun enggan memandangnya,langsung beralih ke yang lain,dan ketika kita masukkan debu sebanyak genggamanpun tidak akan terlihat karena kotornya tempat dan air tersebut.Hati juga seperti itu kalau sudah kotor dan tidak segera dibersihkan maka orangpun enggan melihatnya.Dan menganggap dosa-dosa,maksiat adalah hal yang biasa Na”udzubillah min dzalik,tidak merasa berdosa dan kotor dan kalau kita biarkan semakin kotor dan kotor dan nerakalah tempat akhir..Ya Allah jauhkan kami,saudara-saudara kami,sahabat-sahabat kami,dan orang-orang yang selalu menuju jalanmu untuk jauh dari kotornya hati,gelapnya hati.dan jauhkanlah kami pada cinta dunia..amien (aa_dys)

2 responses to this post.

  1. Posted by swarna on January 26, 2009 at 11:16 am

    amiin….yaa robbal alamiin.

  2. Posted by Ahmad Qudsi on April 26, 2009 at 4:49 pm

    Mata adalah cermin hati atau jendela hati. Kesejukan tatapan mata adalah cermin hati yang suci. Bila ingin melihat kejujuran orang tataplah cermin hati yaitu mata dan air mukanya. Hati dan anggota tubuh bagaikan wadah dan tempayan wadah adalah hati dan te

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: